Assalamu'alaikum,
I don't know why I keep on it. The status are becoming more to ridiculous things and even give deep meaning. Those my friends couldn't even understand them.
"Di saat hati berduka, tiada yang menghampiri, yang ada cuma hembusan angin kipas yang berputar, disurami cahaya lampu kalimantang. Tiada siapa memahami., apatah lagi untuk difahami. Hati berbicara lagi, dalam diam, mengeluarkan kata-kata duka. Oh, kenapa macam ni?"
People always have wrong thoughts. Sorry, no jiwang-jiwang. Ini serius. Ramai kata ini status jiwang, tapi tidak sebenarnya. Masa ni tengah stress, tension dan sedih. Its normal for women. I just got hormonal imbalanced where I couldn't control it :/
"It's not easy to smile. I just don't know how to make it with a sincere heart. Poor me. Being a woman is not easy as men thought."
"Hati ini terus merungut dan merungut. Entah sampai bila mahu berhenti. namun, jauh di sudut hati, aku meminta, moga ditabahkan hati ini. Moga dikuatkan lagi, tapi air mata tetap mengalir, membiarkan segalanya terluah hanya pada-Mu. Bebanan ini tak sehebat apa yang dirasai orang yang merasai peperangan, kebuluran, kemiskinan, namun, ingatlah...pada yang Maha Pencipta."
"Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke darat, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang di akhirat. Mengapa tak mampu nak terima qada' dan qadar? Beginikah kita sebagai orang Islam? Yang semalam jadikan pengajaran, Yang mendatang jadikan pengalaman, InsyaAllah, kebaikan bakal menjadi milik kita walau bukan di dunia..."
"Saya bukan pakar psikologi untuk memujuk orang, saya bukan kaunselor untuk memberi nasihat, saya bukan cikgu untuk mendidik, saya bukan ustazah untuk memberi ceramah, tapi saya cuma manusia yang masih mampu memberi peringatan selagi mampu sebelum masanya tiba. Saya cuma manusia biasa sama seperti kamu, kamu dan kamu yang punya kekurangan."
"Online makes me sick. Watching movies are only wasting my time. Study is fun. Books are my friends. Exam is not my favourite at all. Practical is best when I do love it. But, remember to Allah, makes me feel calm."
"Terlajak perahu boleh diundur, terlajak kata buruk padahnya. Hendak berbicara biar berbatas, jangan tuduh sesuka hati. Kerana kita belajar adab, jika diabaikan, maka tiada guna kita belajar. Apalah guna saya di sini, kalau semua saling membenci, mana perginya ukhuwah kita, kata hendak bersatu hati. Kalau begini caranya, sampai bila pun Islam takkan kuat."
"Kadang, hairan dengan manusia yang suka berbangga dengan kecerdikan mereka. Cakap tak serupa bikin. Tapi kenapa perlu dibezakan orang pandai dengan orang yang tak pandai? Sedangkan orang yang pandai boleh bertindak bodoh, apatah lagi orang yang bodoh boleh bertindak lebih pandai. Manusia itu diciptakan sama sahaja oleh Allah."
Those are my status on FB. I don't really know why they come out of my mind. My heart just want them to go out with words, not by talking, but using the fingers to type all these.
"Berjalanlah dengan penuh harapan walau hidup ini tak selalu bahagia, sedekahkanlah satu senyuman walau dihatimu tak lagi mampu bertahan, belajarlah memaafkan walau dirimu terluka, berhentilah memberi alasan walau ingin menyatakan kebenaran, hiduplah dalam Iman walau hari dipenuhi dugaan dan berpeganglah kepada Allah walau Dia tidak kelihatan... Bukti kasihNya, kita wujud didunia pinjaman ini. Ada sebab bila berlaku sesuatu perkara dan yakinlah Tuhan menguji setiap hambaNya. =)"

No comments:
Post a Comment
segan segan segan